Panduan Memahami 5 Konsep Pemasaran Dalam Dasar Ilmu Marketing

5 konsep pemasaran
Pada artikel ini, kita akan mempelajari mengenai 5 konsep pemasaran
  • Post author:
  • Post last modified:18 Agustus 2021
  • Reading time:8 mins read

Rajamanajemen.com – Dalam menciptakan sebuah output berupa produk atau jasa. Perusahaan harus mengetahui bagaimana tahapan-tahapan umum agar terciptanya output yang sesuai dengan keinginan pelanggan dan menghasilkan profit. Oleh karena itu, suatu perusahaan wajib mengertahui 5 konsep pemasaran sebelum melakukan produksi dan pemasaran.

Pengertian pemasaran adalah segala aktivitas oleh serangkaian institusi atau organisasi, melalaui proses menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan dan mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan, klien, mitra dan masyarakat umum. Artinya pemasaran adalah kegiatan jual beli yang berawal dari proses perubahan input (seperti bahan baku dan bahan kemas) menjadi output berupa barang atau jasa.

Pengertian tersebut dikemukakan oleh organisasi pemasaran dari Amerika yaitu American Marketing Association pada tahun 2007.

Pengertian 5 Konsep Pemasaran Menurut Philip Kotler

pengertian 5 konsep pemasaran

Menurut pakar pemasaran yaitu Philip Kotler, dia mengemukakan apa yang dimaksud dari konsep pemasaran.

5 Konsep pemasaran adalah gambaran, aktivitas, atau cara bagaimana perusahaan berusaha menjual produk atau jasa yang dapat memuaskan pelanggan, yang mana proses penghasilan output produk ini melalui tahapan dari 5 konsep pemasaran. 2 contoh dari konsep pemasaran adalah konsep penjualan dan marketing.

5 konsep pemasaran menurut philip kotler, yaitu:

  1. Produksi
  2. Produk
  3. Penjualan
  4. Pemasaran
  5. Pemasaran sosial.

Walaupun konsep pemasaran ini terlihat memiliki tujuan masing-masing. Tetapi dalam ilmu marketing semuanya akan kita lalui agar menghasilkan strategi yang efektif dan tepat sasaran.

Konsep Produksi

Pada konsep produksi, untuk membuat output yang sesuai dengan keinginan konsumen, perusahaan akan menekankan pada biaya produksi yang rendah, efisiensi produksi yang tinggi dan produksi masal maupun distribusi masal (volume produksi yang besar).

Fokus utamanya adalah distribusi dan harga.

Oleh karena itu, negara Cina selalu menggunakan konsep ini pada semua produknya agar dapat bersaing pada skala international.

Mereka menekan biaya produksi sehingga harga barang/jasa lebih murah daripada negara lain (bahkan perusahaan sekelas Apple melakukan kegiatan produksi di Cina karena biaya produksinya murah).

Selain itu, distribusi produk negara cina pun sangatlah luas dan bahkan pengiriman dari cina ke beberapa negara menggratiskan biaya pengiriman.

Konsep Produk

Perusahaan akan membuat produk berdasarkan apa yang konsumen inginkan, berdasarkan sifat konsumen yang akan lebih memilih produk yang memiliki kualitas, kinerja, dan fitur yang lebih baik daripada produk normal.

Sehingga perusahaan bukan hanya membuat produk berdasarkan konseumen saja tetapi perlu menekankan dari segi kualitas.

Konsep produk sangat perlu untuk perusahaan. Misalnya saja pada produk Apple dan Google yang mengedepankan kekayaan fitur dan inovasi baru.

Proses dari penentuan produk ini tidaklah mudah. Sebuah perusahaan harus mengeluarkan bujet yang tidak sedikit untuk melakukan riset.

Riset akan meliputi penerapan dari ilmu STP Marketing: Langkah Jitu Membuat Produk Laris Di Pasaran, Strategi Pemasaran 7P Dalam Pemasaran Produk dan Jasa, dan Cara Membuat Analisis SWOT : Contoh, Penjelasan, dan Metode.

Dalam prakteknya, perusahaan perlu mengumpulkan database pelanggan dan list kompetitor. Pengumpulan ini dapat kita lakukan dengan menyewa jasa agensi atau melakukan sendiri dengan melakukan survei.

Konsep Penjualan

Pada konsep penjualan sifat pelanggan, perorangan atau organisasi tidak akan membeli produk yang dihasilkan kecuali mereka dibujuk untuk membelinya melalui upaya penjualan/promosi. Jadi sebuah perusahaan harus melakukan penjualan dan promosi produk mereka.

Konsumen biasanya terpancing untuk membeli melalui tindakan yang persuasif dan mengubah pandangan mereka yang sebelumnya membeli karena kebutuhan menjadi membeli karena motif tersendiri.

Misalnya saat ada promosi pembelian 1L minyak beli 1 gratis 1, konsumen yang awalnya tidak berkebutuhan membeli minyak akan tertarik membeli karena pandangan mereka berubah seperti untuk stok di rumah, aji mumpung dsb.

Konsep Pemasaran

Konsep ini bermulai ketika perusahaan menganalisis kebutuhan dan keinginan konsumen dan berakhir ketika kepuasan konsumen tercapai.

Sehingga pada konsep ini perusahaan mengatur strategi jangka panjang maupun jangka pendek agar tercapainya kepuasan konsumen.

Oleh karena itu, dalam strategi jangka panjang, perusahaan akan menetapkan proses STP (segmentasi, targeting, dan positioning) dan marketing mix 4p (produk, price, place, promotion).

Sedangkan dalam jangka pendek perusahaan akan menetapkan taktik dalam penjualan maupun promosi.

Perbedaan antara konsep pemasaran dan penjual sebagai berikut:

Poin PerbedaanKonsep PenjualanKonsep Pemasaran
1. Fokus strategiStrategi penjualanRiset pasar
2. Cara berjualanPromosi skala besarMemahami pasar
3. RisikoMemiliki risiko tinggiMemiliki risiko lebih rendah
4. PengaplikasiianMenawarkan terusmenerusMencari apa yang pelanggan inginkan
5. Sumber informasiStrategi berdasarkan asumsiStrategi berdasarkan hasil riset

Konsep pemasaran sosial

Pada konsep pemasaran sosial, perusahaan harus membuat keputusan pemasaran yang baik dengan mempertimbangkan keinginan konsumen, kebutuhan perusahaan, dan kepentingan jangka panjang masyarakat.

Biasanya perusahaan akan membuat sebuah CSR untuk membantu masyarakat dalam hal sosial, konsep ini pun tidak sepenuhnya tentang sosial tetapi terkadang ada kegiatan marketing terselubung untuk meningkatkan nilai merek atau branding.

Jadi, setelah kita mengetahui apa itu konsep pemasaran, kita pun perlu memahamin mengenai bauran pemasaran.

Untuk lebih memahami 5 konsep pemasaran, kami menyediakan pembelajaran melalui video sebagai berikut.

12 Elemen Bauran Pemasaran

Dalam konsep pemasaran akan mengenal dengan gagasan elemen bauran pemasaran atau marketing mix yang dicetuskan oleh Neil Borden dalam sebuah artikel yang berjudul Journal of Advertising Research pada tahun 1964.

Dia juga mengidentifikasi empat faktor yang sangat memengaruhi dalam marketing mix yaitu:

  1. Perilaku konsumen
  2. Distributor
  3. Competitor atau pesaing
  4. Kebijakan pemerintah

Neil borden membuat elemen-elemen bauran yang terdiri dari 12 elemen bauran pemasaran, kemudian 12 elemen ini dipersingkat oleh Jerome McCarthy pada tahun 1968 menjadi 4 aspek pokok yang sekarang dikenal menjadi 4P, yaitu Product, Price, Place, Promotion. Sehingga sebutan marketing mix terkenal dengan 4P.

12 Elemen Bauran Pemasaran Oleh Neil Borden

NoElemen Bauran Pemasaran
1Perencanaan produk
2Penetapan harga
3Merek
4Saluran distribusi
5Penjualan personal
6Pengiklanan
7Promosi
8Kemasan
9Penempatan produk
10Pelayanan
11Penanganan fisik
12Telusur fakta dan analisis

Perencanaan Produk

Proses untuk mengidentifikasi dan mengartikulasikan persyaratan pasar yang menentukan serangkaian fitur produk. Sehingga, perencanaan produk berfungsi sebagai dasar untuk keputusan tentang harga, distribusi dan promosi. Yang mana berbicara mengenai kualitas produk, desain produk, target pasar, maupun program riset.

Penetapan Harga

Proses di mana suatu bisnis menentukan harga  produk dan layanannya berdasarkan HPP dan margin yang telah disepakati.

Merek

Memperkenalkan sebuah merek berupa nama, istilah, desain, simbol, atau fitur lainnya yang mengidentifikasi barang atau jasa penjual sehingga berbeda dari penjual lain.

Saluran Distribusi

Perantara barang atau jasa sehingga mencapai konsumen akhir. Ini dapat mencakup grosir, pengecer, distributor, dan bahkan internet. Distribusi dipecah menjadi dua bentuk, yaitu langsung dan tidak langsung: Distribusi langsung memungkinkan konsumen untuk membeli barang dari produsen, dan distribusi tidak langsung memungkinkan konsumen untuk membeli barang dari pedagang atau pengecer.

Penjualan Personal

Penjualan tatap muka atau lebih dikenal face to face di mana satu orang penjual berusaha meyakinkan konsumen dalam membeli suatu produk. Ini adalah metode promosi di mana tenaga penjualan menggunakan keterampilan dan kemampuannya dalam upaya untuk melakukan penjualan.

Pengiklanan

Sarana komunikasi dengan pengguna produk atau layanan. Iklan adalah pesan yang dibayar oleh orang-orang yang mengirimnya dan dimaksudkan untuk memberi tahu atau memengaruhi orang-orang yang menerimanya, sebagaimana didefinisikan oleh Asosiasi Periklanan Inggris.

Promosi

Rangkaian kegiatan yang mengomunikasikan produk, merek, atau layanan/jasa kepada pengguna. Fungsinya untuk membuat orang sadar, menarik dan mendorong untuk membeli produk, lebih disukai orang lain. Salah satu contohnya ada promo beli 2 gratis 1.

Kemasan

Semua kegiatan yang berkaitan dengan mendesain, mengevaluasi, dan memproduksi wadah untuk suatu produk. Sederhananya, tempat produk disimpan untuk melindunginya dari kerusakan fisik dan pada saat yang sama menarik pelanggan melalui daya tariknya disebut kemasan. Contohnya sachet, dus, dan box.

Penempatan Produk

Cara penataaan produk di toko-toko yang mana bertujuan menarik konsumen agar tertarik membeli produk tersebut.

Pelayanan

Proses komunikasi yang menarik kepada konsumen yang mana kegiatan ini bertujuan agar mempertahankan konsumen, guna untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen

Penanganan Fisik

Semua kegiatan yang terkait dengan pasokan produk pada setiap proses, dari jalur produksi ke konsumen termasuk layanan konsumen, pemprosesan pesanan, kontrol persediaan, transportasi maupun logistik, pengemasan dan bahan baku.

Telusur Fakta dan Analisis

Riset Pemasaran adalah pengumpulan, perekaman, dan analisis data yang sistematis tentang masalah yang berkaitan dengan pemasaran barang dan jasa.

Kesimpulan

Dalam menghasilkan sebuah output produk/jasa, perusahaan akan melewati 5 konsep pemasaran yang mana pada setiap konsep tersebut harus memahami segala hal mengenai elemen pemasaran, sehingga perusahaan mampu menghasilakan output produk dan jasa yang sesuai dengan keinginan konsumen, memuaskan konsumen dan dapat menciptakan profit pada akhirnya.

Fungsi 5 konsep pemasaran sebagai berikut:

  1. Menekankan pada biaya produksi yang rendah dan efisiensi produksi
  2. Membuat produk/ jasa berdasarkan keinginan konsumen dan menekankan pada kualitas, fitur, dan kinerja.
  3. Melakukan penjualan dengan cara persuasif untuk mengubah keinginan konsumen dan membeli produk mereka.
  4. Mengatur strategi jangka panjang dan jangka pendek agar tercapainya kepuasan konsumen.
  5. Perusahaan membuat strategi yang juga mempertanggung jawabkan keadaan sosial dan masyarakat.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar 5 Konsep Pemasaran

Apakah konsep pemasaran bisa berjalan bersamaan?

Konsep pemasaran bisa berjalan bersamaan, perusahaan besar pun menjalankan konsep ini bersamaan.

Apa perbedaan antara konsep penjualan dan konsep pemasaran?

Pada dasarnya, perbedaan konsep penjualan dan pemasaran adalah konsep penjualan lebih mementingkan penjualan saat itu (laba) tanpa mementingkan efek jangka panjang dan kepuasan konsumen. Sedangkan konsep pemasaran lebih menitikberatkan kepada kepuasaan konsumen dan strategi jangka panjang.

Bagaimana tujuan dari konsep penjualan?

Tujuan dari konsep penjualan adalah untuk menciptakan laba atau keuntungan sebesar-besarnya. Mereka tidak menciptakan produk sesuai dengan keinginan konsumen tetapi menjual produk yang sudah ada. Sehingga konsep penjualan membutuhkan SDM yang kompeten dan tenaga ekstra.

Sekian penjelasan mengenai 5 konsep pemasaran menurut philip kotler, baiknya kita mengerti mengenai konsep ini sebelum memulai bisnis.

Tinggalkan Balasan