Panduan Lengkap Cara Membuat Analisis SWOT Agar Usaha Sukses

You are currently viewing Panduan Lengkap Cara Membuat Analisis SWOT Agar Usaha Sukses
  • Post author:
  • Post last modified:2 Juni 2021
  • Reading time:6 mins read

Dalam membuat sebuah produk, kita sebagai pembuat atau perusahaan harus mampu menunjukan sisi yang menjadi kelebihan produk/ jasa tersebut. Selain itu, perusahaan juga harus mampu mengetahui apa produk/ jasa yang akan dia pasarkan dapat bertahan dari para pesaing lainnya. Sehingga, perlu adanya analisa menyeluruh terhadap produk/ jasa tersebut. Oleh karena itu, analisis SWOT adalah salah satu metode yang banyak terpakai.

Dalam artikel ini kita akan membahas mengenai apa itu analisa swot produk dan contoh analisis swot produk. Sebaiknya kamu juga membaca STP Marketing: Langkah Jitu Membuat Produk Laris Di Pasaran.

Pengertian Analisis SWOT ?

4 faktor pada analisa swot
Gambar 1. 4 Faktor pada analisa swot

Analisa SWOT adalah singkatan dari Strength (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (kesempatan), dan Threats (ancaman).

Kemudian, analisa ini merupakan tool/ metode untuk membantu memahami faktor internal dan eksternal yang dapat membuat perusahaan mengetahui apakah produk/ jasa mereka dapat bersaing di market.

Analisa ini merupakan alat untuk mengaudit organisasi dan lingkungannya (seperti pesaing) dan merupakan tahap perencanaan dalam membantu pemasar untuk fokus pada masalah-masalah utama.

Kekuatan dan kelemahan adalah faktor internal. Kemudian, peluang dan ancaman adalah faktor eksternal.

Kekuatan adalah faktor internal yang positif. Kemudian, kelemahan adalah faktor internal negatif.

Peluang adalah faktor eksternal yang positif. Kemudian, ancaman adalah faktor eksternal negatif.

Apa Manfaat Dari Analisis SWOT ?

manfaat analisis swot
Gambar 2. Manfaat analisa SWOT

Tujuan analisa SWOT adalah untuk membantu pemasar memahami apa yang membedakan produknya yang dari para pesaing. Analisa SWOT membantu pemasar memahami apa yang mungkin mencegah perusahaan untuk meraih suatu peluang.

Pemasar harus berusaha mengubah kelemahan menjadi kekuatan, dan ancaman menjadi peluang. Hasil analisa ini harus berupa peningkatan ‘nilai’ bagi konsumen yang dapat meningkatkan keunggulan kompetitif.

Tujuan utama dari analisis swot adalah untuk menambah nilai pada produk dan layanan sehingga para pelaku bisnis dapat mendapatkan konsumen baru, mempertahankan konsumen setia, dan memperluas produk dan layanan.

Jika berhasil dengan sukses, maka akan meningkatkan Pengembalian Investasi atau Return On Investment (ROI).

Cara Membuat Analisis SWOT Usaha

Analisis SWOT terdiri dari 2 faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor internal SWOT merupakan faktor yang berasal dari dalam perusahaan/ produk itu sendiri yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan.

Sedangkan, faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar perusahaan/ produk tersebut yang terdiri dari kesempatan dan ancaman.

Sehingga cara membuat analisis SWOT adalah dengan mengumpulkan data secara menyeluruh tentang produk yang kita bandingkan dengan produk sejenis atau kompetitor. Setelah itu, melakukan analisa luar dengan melihat faktor-faktor yang dapat mengancam produk saat ini atau di masa yang akan datang. Tetapi jangan lupa untuk melihat peluang yang pasar berikan kepada produk yang kita buat.

alur cara membuat analisis swot
Gambar 3. Alur cara membuat analisis swot

Faktor Internal

Apa kekuatan dalam analisis swot ?

Kekuatan dalam analisa SWOT adalah komponen-komponen nilai unggul suatu produk/ jasa yang menjadi nilai jual utama produk/ jasa tersebut.

kekuatan terdiri atas:

  1. Keahlian pemasaran bagus.
  2. Produk atau layanan baru yang inovatif.
  3. Lokasi bisnis strategis.
  4. Penjagaan nilai kualitas produk dan proses.
  5. Aspek lain dari bisnis yang menambah nilai produk atau layanan.

Apa kelemahan dalam analisis swot ?

Kelemahan dalam analisa SWOT adalah komponen-komponen yang menyebabkan produk/ jasa tersebut berkurang nilai jualnya.

Kelemahan terdiri atas:

  1. Kurangnya keahlian pemasaran.
  2. Produk atau layanan yang tidak berdiferensiasi, yaitu tidak ada perbedaan dengan pesaing.
  3. Lokasi bisnis tidak strategis.
  4. Barang atau jasa berkualitas buruk.
  5. Reputasi merek yang jelek.

Faktor Eksternal

Apa kesempatan dalam analisis swot ?

Kesempatan dalam analisa SWOT adalah adanya peluang untuk produk/ jasa tersebut berkembang dan menghasilkan profit.

Kesempatan dalam analisis swot terdiri atas:

  1. Industri 4.0, pemanfaatan internet/ e-commerce dalam penjualan.
  2. Merger atau usaha patungan.
  3. Pindah ke segmen pasar baru yang lebih menjanjikan profit.
  4. Pasar diisi oleh pesaing yang tidak efektif.

Apa ancaman dalam analisis swot ?

Ancaman adalah segala faktor dari luar yang dapat mencegah atau bahkan menyebabkan produk/ jasa tersebut gagal di market dan tidak mendapatkan profit.

Ancaman dalam analisis swot terdiri atas:

  1. Pesaing baru disegmen yang sama.
  2. Perang harga dengan pesaing.
  3. Pesaing memiliki produk atau layanan baru yang inovatif.
  4. Pesaing memiliki akses unggul pada jalur distribusi.

Contoh Membuat Analisis SWOT Usaha Pakaian

Fauzi pemilik brand Didoh Busana ingin membuat gamis anak perempuan dengan harga jual sebesar 85ribu, bahan kualitas premium, jaringan reseller yang banyak dan model gamis yang kekinian.

Ia membuat gamis tersebut di rumahnya dengan jumlah pekerja hanya 2 orang. Namun sebelum melakukan produksi, Fauzi melakukan analisa SWOT untuk mengetahui apakah produk yang ia akan jual berakhir sukses atau gagal.

analisa swot

Kekuatannya berupa:

  1. Harga yang terjangkau
  2. Jaringan reseller yang banyak membuat distribusi luas
  3. Model yang kekinian dan menyesuaikan zaman
  4. bahan kualitas lebih oke daripada gamis sejenis dengan harga serupa.

Kelemahannya berupa:

  1. Kapasitas produksi kecil walaupun reseller banyak
  2. Brand belum cukup terkenal
  3. Modal terbatas

Kesempatannya berupa:

  1. Produk pesaing kualitasnya asal.
  2. Permintaan pada gamis anak perempuan sedang tinggi karena memasuki bulan puasa.
  3. Mayoritas negara muslim.
  4. Banyaknya influencer anak perempuan yang cocok dengan target pasar dari gamis anak ini.

Ancamannya berupa:

  1. Adanya pesaing tak terduga dengan produk yang lebih murah tapi kualitas sama.
  2. Beralihnya pembelian konsumen ke marketplace sehingga kita harus keluar modal lebih dalam beriklan

Dengan hasil seperti itu dan pertimbangan yang matang terkait kekuatan yang dimiliki produk, akhirnya fauzi memutuskan untuk memproduksi gamis anak perempuan.

Kesimpulan

Analisa SWOT bertujuan untuk mengetahui apakah produk yang akan kita produksi/ jual dapat memenuhi keinginan pasar dan mampu bersaing. Sehingga analisa ini perlu ada sebelum sebuah perusahaan atau perseorangan membuat suatu produk, baik produk fisik atau produk jasa.

Analisa ini terdiri dari analisa kekuatan produk/ jasa, analisa kelemahan produk/ jasa, analisa kesempatan produk/ jasa dan analisa ancaman terhadap produk/ jasa.

Berikut video penjelasan mengenai analisa SWOT:

Pertanyaan Dan Jawaban Seputar Analisa SWOT

Apakah analisis SWOT hanya bisa dilakukan oleh pihak tertentu?

Tidak, analisa SWOT dapat dilakukan oleh siapa saja. Bahkan analisa ini dapat dilakukan untuk menganalisa potensi diri sendiri.

Bagaimana cara menentukan kekuatan dan kelemahan analisis SWOT?

Cara menentukan kekuatan dan kelemahan suatu produk/ jasa adalah dengan membandingkannya langsung dengan kompetitor. Kompetitor dijadikan sebagai acuan standar dalam pembuatan suatu produk.

Mengapa Analisis SWOT sangat penting bagi perusahaan?

Analisis SWOT penting dikarenakan dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan kekuatannya, meminimalisir kelemahannya, menghilangkan ancamannya dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk masa depan perusahaan.

Kapan Analisis SWOT digunakan?

Analisis ini digunakan ketika kita akan melihat potensi suatu produk/ jasa sebelum memproduksi atau menjualnya.

Pada saat ini apakah analisa SWOT masih relevan ?

Ya masih, akan tetapi lebih baik kita mengganti urutan dalam menganalisa menjadi TOSW. Maksudnya, kita menganalisa ancaman dan kesempatan terlebih dahulu baru menciptakan produk berdasarkan hasil ancaman dan kesempatan yang ada. Hal ini dilakukan agar kita bisa terus berinovasi.

Tinggalkan Balasan