10 Langkah Membuat Diagram Pareto Menggunakan Microsoft Excel

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on whatsapp
WhatsApp

Diagram Pareto merupakan grafik yang didasari prinsip kebijakan efek adalah hal dari sedikit penyebab. Diagram pareto ini merupakan salah satu dari ketujuh alat pengendalian kualitas atau QC Seven Tools yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengetahui urutan permasalahan dari banyaknya kejadian. Untuk membuat diagram pareto terdapat beberapa cara, salah satunya dapat menggunakan Microsoft Excel, pada kesempatan kali ini saya akan mebahas cara membuatnya menggunakan aplikasi Microsoft Excel, berikut adalah langkah cara membuatnya.

Pertama, Siapkan tabel hasil penelitian. Pada artikel ini tabel yang digunakan merupakan data hasil pengamatan jumlah keluhan pada produk makanan beku nugget ayam. Tabel ini berisi kategori keluhan dan juga frekuensi dari kejadiannya.

langkah pertama

Kedua, urutkan frekuensinya mulai dari yang terbesar hingga yang terkecil.

langkah kedua

Ketiga, buat kolom baru yaitu frekuensi kumulatif, caranya adalah dengan menjumlahkan setiap frekuensinya.

langkah ketiga

Keempat, buat presentase dari frekuensi kumulatif nya dengan rumus :

Maka tampilannya akan mejadi seperti ini

langkah keempat

Kelima, blok kolom kategori keluhan, frekuensi kejadian, dan % kumulatif

langkah kelima

Keenam, masukkan grafik batang dengan cara klik menu Insert dan pada sub menu Chart pilih Column or Bar Chart dengan ikon seperti diagram batang, lalu pilih bentuk diagram pertama pada bagian 2-D Column.

langkah keenam

Ketujuh, akan muncul grafik awal yang terdiri dari dua grafik batang. Klik dua kali grafik berwarna oranye yang merupakan grafik % kumulatif sehingga menampilkan menu Format Data Series.

langkah ketujuh

Kedelapan, pada menu Format Data Series pilih menu series options dengan logo diagram batang kemudian ubah plot series options dari Primary Axis menjadi Secondary Axis sehingga tampilan grafik menjadi berubah.

langkah kedelapan

Kesembilan, klik menu Insert dan pada sub menu Chart pilih Line or Area Chart dan pilih jenis diagram yaitu Line with Markers untuk mengubah diagram %kumulatif dari diagram batang manjadi diagram garis.

langkah kesembilan

Kesepuluh, klik dua kali axis yang berisi presentase dan akan muncul menu Format Data Series. Kemudian klik ikon axis options, lalu pilih axis options. Pada menu tersebut ubah nilai maximum bounds dari 1.2 atau 120% menjadi 1.0 atau 100%.

langkah kesepuluh

Jika sudah, maka tampilan akhir dari diagram paretonya adalah sebagai berikut:

diagram pareto yang sudah jadi

Anda dapat menambahkan element axis title pada bagian kanan dan kiri diagram ataupun merubah warna diagram sesuai dengan kebutuhan.

Demikian pembahasan mengenai tutorial pembuatan diagram pareto menggunakan Microsoft Excel, semoga dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi pembaca.

segera Bagikan ilmu bermanfaat ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on whatsapp

Tinggalkan Balasan